Sandfall Interactive Menanggapi Potensi Port 'Clair Obscur: Expedition 33' ke Nintendo Switch 2
Sandfall Interactive membahas tantangan teknis dalam menghadirkan RPG mereka, Clair Obscur: Expedition 33, ke konsol Nintendo Switch 2 yang dikabarkan akan segera hadir.

Komunitas game ramai berspekulasi mengenai kemungkinan hadirnya RPG yang sangat dinantikan, 'Clair Obscur: Expedition 33', di Nintendo Switch 2 yang akan datang. Dalam sebuah acara baru-baru ini yang diselenggarakan oleh Epic Games di Yokohama, para pengembang di studio Prancis Sandfall Interactive menanggapi harapan ini sambil menyoroti kendala teknis yang signifikan.
Tantangan Membawa RPG Berkualitas Tinggi ke Perangkat Keras Nintendo
Sejak pengungkapan 'Clair Obscur: Expedition 33', para pemain telah menyatakan keinginan yang kuat untuk versi portabel dari judul tersebut. Namun, studio tersebut meredam ekspektasi. Guillaume Broche, sutradara game tersebut, mengkonfirmasi bahwa meskipun tim secara aktif mengeksplorasi cara untuk membuat port yang layak, saat ini masih terlalu dini untuk membuat pengumuman resmi apa pun.
Direktur Teknis Tom Guillermin memberikan wawasan lebih lanjut tentang kompleksitas proyek tersebut.
Ia mencatat bahwa karena tim memprioritaskan pengalaman visual dengan fidelitas tinggi, menghadirkan game yang begitu menuntut ke platform dengan spesifikasi teknis yang lebih rendah daripada PlayStation 5 atau Xbox Series X merupakan 'tantangan teknis yang sangat besar' bagi studio seukuran mereka.Unreal Engine 5: Peluang dan Keterbatasan
'Clair Obscur' dibangun di atas Unreal Engine 5 yang tangguh, sebuah mesin yang memungkinkan tim kecil di Sandfall untuk menghasilkan nilai produksi yang menyaingi studio AAA yang jauh lebih besar. Para pengembang memuji fleksibilitas mesin tersebut, termasuk penggunaan Blueprint untuk scripting yang efisien dan akses ke perpustakaan aset yang luas.
Namun, transisi ke konsol Nintendo generasi berikutnya tidaklah mudah. Para pengembang menunjukkan bahwa fitur grafis canggih tertentu, seperti 'Lumen Lite,' tidak kompatibel secara native dengan arsitektur perangkat keras konsol Nintendo yang akan datang. Tim berencana untuk memantau pembaruan Unreal Engine 5 di masa mendatang untuk menentukan apakah mereka dapat menjembatani kesenjangan ini.
Untuk saat ini, studio tetap fokus untuk memberikan pengalaman terbaik di platform yang telah mereka umumkan sebelum berkomitmen pada proses optimasi perangkat keras yang menuntut untuk sistem baru.