Oblivion Remastered Akan Dirilis di Nintendo Switch 2: Penggemar Khawatir Rilisnya Akan Berakhir dengan Masalah

Bethesda mengumumkan The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered untuk Nintendo Switch 2 pada 11 Agustus 2026, tetapi para penggemar khawatir peluncurannya akan kembali bermasalah.

A
Staff Writer
Diposting pada 01/07/2026 08:56

Tanggal Rilis yang Dinantikan di Tengah Gejolak Industri

Di tengah ketidakstabilan yang signifikan bagi Xbox—dengan laporan yang menunjukkan potensi 'pembantaian' penutupan studio dan pembatalan proyek—Bethesda Softworks akhirnya angkat bicara. Studio tersebut secara resmi mengumumkan tanggal rilis untuk The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered di Nintendo Switch 2 yang sangat dinantikan. Meskipun berita ini seharusnya menjadi alasan untuk merayakan, hal itu justru memicu badai skeptisisme di kalangan komunitas game.

Detail Rilis dan Rincian Konten

Pertama kali diisyaratkan selama Nintendo Direct Partner Showcase pada bulan Februari, versi portabel dari RPG klasik ini dijadwalkan akan diluncurkan pada 11 Agustus 2026. Dalam langkah yang akan menyenangkan para kolektor fisik, Bethesda mengkonfirmasi bahwa gim ini akan dirilis sebagai kartrid fisik lengkap, menghindari format 'Kartu Kunci Gim' yang kontroversial yang seringkali membutuhkan unduhan digital besar-besaran.

Edisi komprehensif ini dirancang untuk menjadi versi definitif dari gim ini, termasuk:

  • Gim Dasar: Pengalaman yang sepenuhnya di-remaster dari petualangan Cyrodiil asli.
  • Ekspansi Utama: Baik 'Shivering Isles' dan 'Knights of the Nine' disertakan.
  • DLC Ekstensif: Berbagai macam konten yang dapat diunduh, termasuk Fighter's Stronghold, Spell Tome, Vile Lair, Mehrune's Razor, The Thieves Den, Wizard's Tower, The Orrery, dan Paket Armor Kuda yang terkenal.
  • Keuntungan Deluxe: Pemilik Edisi Deluxe akan menerima armor dan persenjataan unik yang terkait dengan Akatosh dan Naga Mehrunes.

Warisan Perjuangan Teknis

Terlepas dari banyaknya konten, reaksi komunitas di platform seperti X (sebelumnya Twitter) sangat berhati-hati. Kekhawatiran ini berasal dari rekam jejak Bethesda dalam memporting seri Elder Scrolls. Secara khusus, penggemar menunjuk pada peluncuran The Elder Scrolls V: Skyrim di perangkat keras Nintendo, yang tiba dalam keadaan yang digambarkan banyak orang sebagai 'menyedihkan,' membutuhkan berbulan-bulan penambalan untuk mencapai keadaan stabil.

Selain itu, versi Oblivion Remastered yang ada di PC, PS5, dan Xbox Series dilaporkan masih diganggu oleh bug dan masalah kinerja setahun setelah rilisnya.

Salah satu pengguna yang frustrasi merangkum sentimen tersebut, dengan menyatakan: "Oh man, saya tidak sabar menunggu versi [Oblivion] lain yang berjalan buruk." Yang lain mempertanyakan apakah versi Switch 2 hanya akan menerima beberapa patch performa yang dangkal sebelum ditinggalkan oleh pengembang.

Kurangnya Transparansi Memperburuk Situasi

Yang menambah ketegangan adalah sifat pengumuman itu sendiri. Bethesda merilis video promosi yang tidak berisi cuplikan gameplay sebenarnya, melainkan memilih untuk menampilkan teaser sinematik. Bagi komunitas yang sudah waspada terhadap peluncuran yang "rusak", tidak adanya gameplay mentah dianggap sebagai tanda bahaya, yang menunjukkan bahwa port tersebut mungkin tidak sehalus yang diklaim perusahaan.

Saat Agustus 2026 semakin dekat, dunia game tetap terpecah. Meskipun prospek membawa dunia Oblivion yang luas ke mana saja sangat menarik, bayangan kegagalan teknis di masa lalu masih membayangi.

Kini semua mata tertuju pada Bethesda untuk melihat apakah mereka dapat membuktikan bahwa para kritikus salah dan menghadirkan pengalaman yang stabil dan berkualitas untuk generasi konsol genggam Nintendo berikutnya.

Artikel Terkait