Melampaui Teknologi: Bagaimana We Are Rewind dan Pink Floyd Mengubah Kaset Menjadi Objek Seni Mewah
Temukan bagaimana We Are Rewind mengubah pemutar kaset menjadi objek seni mewah melalui kolaborasi edisi terbatas dengan Pink Floyd dan perjuangan melawan kelelahan digital.

Kembalinya Fisikitas di Era Digital
Di era yang didominasi oleh layanan streaming sementara dan perpustakaan berbasis cloud, tren yang mengejutkan sedang berkembang: kebangkitan kembali media fisik. Meskipun vinyl telah lama menikmati kebangkitan—dengan penjualan di AS melampaui $1 miliar pada tahun 2025—kaset kini kembali menjadi sorotan. Yang memimpin tren ini adalah We Are Rewind, sebuah perusahaan Prancis yang berdedikasi untuk mengembalikan kegembiraan sentuhan dari pemutar kaset, baru-baru ini melalui kolaborasi profil tinggi dengan band rock legendaris Pink Floyd.
Bagi banyak orang, daya tarik kaset bukanlah tentang fidelitas audio yang superior, tetapi tentang koneksi nyata dengan musik. Romain Boudruche, CEO We Are Rewind, berpendapat bahwa konsumen modern menderita kejenuhan digital. "Anda membayar langganan Netflix dan Spotify Anda tetapi Anda tidak pernah memegang apa pun di tangan Anda," jelas Boudruche.
"Anda tidak memiliki apa yang Anda bayar."Melawan 'Doomscrolling' Melalui Mendengarkan dengan Penuh Perhatian
Di luar keinginan untuk memiliki, pergeseran ke arah media fisik merupakan reaksi terhadap gangguan era ponsel pintar. Integrasi musik dan notifikasi yang mulus seringkali menyebabkan pengalaman mendengarkan yang terfragmentasi. Boudruche mencatat bahwa menggunakan pemutar kaset khusus mendorong keadaan penuh perhatian.
Dengan menghilangkan layar, pendengar cenderung tidak terjebak dalam perangkap 'doomscrolling' melalui media sosial, sehingga mereka dapat sepenuhnya menikmati sebuah album dari awal hingga akhir.Rasa kesengajaan ini merupakan daya tarik yang signifikan bagi Generasi Z. Meskipun tidak pernah tumbuh bersama Walkman, audiens yang lebih muda menemukan kenyamanan dalam kesederhanaan era 70-an dan 80-an—periode yang mereka anggap kurang menegangkan dan lebih fokus.
WE-001: Tempat Estetika Retro Bertemu Teknologi Modern
Inti dari kebangkitan ini adalah WE-001. Jauh dari pemutar plastik tipis yang sering ditemukan di pasar murah, WE-001 dibuat dari aluminium premium. Pilihan material ini disengaja, dirancang untuk membangkitkan bobot dan daya tahan Sony Walkman asli.
"Apakah berat? Kalau begitu harganya mahal," canda Boudruche, merujuk pada kalimat terkenal dari Jurassic Park untuk menekankan nilai material berkualitas tinggi.Meskipun berpenampilan retro, perangkat ini dilengkapi untuk abad ke-21, dengan fitur-fitur berikut:
- Dukungan Bluetooth 5.1: Memungkinkan pengguna untuk memasangkan pemutar dengan headphone nirkabel modern.
- Pengisian Daya USB-C: Menghilangkan kebutuhan akan baterai sekali pakai.
- Kontrol Sentuh: Memberikan bunyi klik fisik yang memuaskan yang tidak dapat ditiru oleh antarmuka digital.
Kolaborasi dengan Pink Floyd: Mahakarya Kolektor
Kolaborasi dengan Pink Floyd mengangkat WE-001 dari sekadar teknologi menjadi barang koleksi sejati.
Pemutar edisi terbatas ini memberikan penghormatan kepada The Dark Side of the Moon, yang secara luas dianggap sebagai salah satu album terbaik sepanjang masa. Paket ini mencakup edisi remaster eksklusif peringatan 50 tahun album tersebut dalam format kaset, format yang semakin langka.Permintaan pasar untuk perpaduan seni dan audio ini sangat besar. Batch pertama sebanyak 3.000 unit terjual habis dalam satu minggu, menarik bagi beragam demografi. Menurut Boudruche, terdapat pembagian sekitar 50/50 antara pendengar yang lebih tua yang bernostalgia dengan masa muda mereka dan pendengar yang lebih muda yang memandang perangkat ini sebagai aksesori gaya hidup yang modis.
Masa Depan Format Ini
Meskipun We Are Rewind membayangkan kolaborasi lebih lanjut—berpotensi dengan The Beatles, Daft Punk, atau David Bowie—Boudruche tetap realistis tentang skala kebangkitan kaset.
Ia mengakui bahwa masalah fisik, seperti pita yang kusut, berarti kaset kemungkinan besar tidak akan mencapai popularitas sebesar vinyl. Namun, tujuannya bukanlah dominasi pasar total, melainkan pelestarian format yang memungkinkan penggemar untuk menunjukkan kecintaan mereka pada seorang artis melalui objek fisik.Di dunia di mana kita terus-menerus terhubung dan selalu teralihkan perhatiannya, kolaborasi We Are Rewind x Pink Floyd menawarkan tempat perlindungan: cara untuk bernapas, meluangkan waktu, dan menikmati musik persis seperti yang dimaksudkan—di kaset.