Maroko mengejutkan Belanda dalam pertandingan adu penalti yang menegangkan untuk melaju ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2026.

Maroko mengalahkan Belanda dalam adu penalti yang dramatis untuk melaju ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2026. Baca laporan lengkap kami tentang pertandingan dramatis dan adegan-adegan emosional tersebut.

A
Staff Writer
Diposting pada 30/06/2026 11:41
Maroko mengejutkan Belanda dalam pertandingan adu penalti yang menegangkan untuk melaju ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2026.

Dalam pertandingan dramatis di Stadion Monterrey, Maroko mengamankan tempat di babak selanjutnya Piala Dunia 2026 setelah kemenangan adu penalti yang penuh drama melawan Belanda. Pertandingan yang tetap imbang selama 120 menit ini, menyaksikan Singa Atlas mempertahankan ketenangan mereka untuk melaju dengan skor 3-2 melalui adu penalti, setelah penalti yang gagal dieksekusi oleh Crysencio Summerville yang memastikan kekalahan Belanda.

Pertandingan yang Ditandai dengan Ketahanan Emosional

Narasi pertandingan sangat dipengaruhi oleh kesulitan pribadi. Cody Gakpo, yang bermain tak lama setelah kehilangan putranya yang masih bayi, memberikan momen kelegaan yang mengharukan bagi Belanda ketika ia mencetak gol pembuka pada menit ke-72. Selebrasi emosionalnya, yang diikuti oleh rekan-rekan setimnya, menjadi pengingat yang kuat tentang unsur-unsur kemanusiaan di balik olahraga ini.

Namun, sifat kejam pertandingan membuat Maroko menyamakan kedudukan di waktu tambahan melalui sundulan tinggi dari Issa Diop, memaksa kesimpulan yang tak terduga.

Kontroversi Taktis dan Kekakuan Pertahanan

Ronald Koeman menghadapi kritik karena pengaturan taktis konservatif, beralih ke lini belakang lima pemain untuk menahan ancaman serangan Maroko. Meskipun pendekatan tersebut awalnya menetralkan kreativitas Maroko, pada akhirnya memberikan lawan 70% penguasaan bola. Koeman membela pilihannya setelah pertandingan, bersikeras bahwa perubahan taktis itu diperlukan untuk melawan lawan tingkat tinggi, bahkan ketika para kritikus mempertanyakan kurangnya ambisi ofensif yang ditunjukkan oleh tim Belanda.

Adu Penalti Penentu

Saat pertandingan berlanjut ke adu penalti, tekanan meningkat. Adu penalti ditandai dengan tingkat ketidakstabilan yang tidak biasa dari kedua belah pihak. Yassine Bounou muncul sebagai pahlawan saat itu, mengulangi aksi heroiknya yang legendaris dari tahun 2022 dengan menggagalkan upaya terakhir Belanda.

Ismael Saibari tetap tenang dan berhasil mencetak gol penalti penentu kemenangan, membawa Maroko ke babak selanjutnya di mana mereka akan menghadapi Kanada, sementara Belanda merenungkan kekalahan menyakitkan di turnamen ini.
Sumber: www.theguardian.com
Tags: #Football #World Cup 2026 #Morocco #Netherlands #Match Report #Penalty Shootout

Artikel Terkait