Kebangkitan The Division Menghadapi Kritik: Transisi yang Sulit dari Mobile ke PC
The Division Resurgence mengalami kesulitan di Steam karena para pemain melampiaskan kekecewaan mereka atas optimasi PC yang buruk dan transaksi mikro yang agresif dalam versi porting dari game mobile ini.
Kedatangan The Division Resurgence yang sangat dinantikan di Steam telah berubah menjadi mimpi buruk PR bagi Ubisoft Mobile Games. Setelah masa pengembangan yang panjang dan tiga tahun pengujian beta, judul ini—yang awalnya debut di Android dan iOS—akhirnya diluncurkan dalam versi 1.0 di PC pada bulan Agustus ini. Namun, sambutan dari komunitas game sangat negatif, dengan para pemain meninggalkan ulasan pedas yang menyoroti kekurangan mendasar dalam port tersebut.
Port PC yang Mengecewakan
Meskipun banyak penggemar berharap untuk pengalaman yang lebih baik di PC, konsensusnya adalah bahwa The Division Resurgence terasa seperti game mobile yang menyamar di platform yang tidak dirancang untuknya. Para pemain telah menyatakan frustrasi yang mendalam dengan transisi tersebut, dengan menyebutkan optimasi yang buruk, kontrol mouse dan keyboard yang kaku, dan antarmuka pengguna yang terasa terlalu kompleks dan tidak intuitif di layar desktop.
Salah satu ulasan yang sangat pedas menjadi viral, dengan seorang pemain menyatakan, 'Appeler ça daube serait manquer de respect à la vraie daube' (Menyebut ini sampah akan tidak menghormati sampah yang sebenarnya).Kritik Utama dari Komunitas
Dengan lebih dari 1.600 ulasan yang saat ini berstatus 'Campur' di Steam, keluhan umum tersebut menggambarkan kekurangan game ini dengan jelas:
- Ketidakstabilan Teknis: Pengguna melaporkan seringnya terjadi putus koneksi dan masalah performa.
- Monetisasi Agresif: Banyak yang menunjuk pada model mikrotransaksi yang mengganggu dan terasa predator dibandingkan dengan judul free-to-play lain yang saat ini ada di pasaran.
- Kurangnya Tantangan: Di luar masalah teknis, alur permainan inti sering digambarkan sebagai hampa, kurang kedalaman atau kesulitan yang diharapkan dari merek Tom Clancy.
- UI yang Buruk Desain: Menu game ini secara konsisten dikritik karena berantakan, yang terus mengingatkan kita bahwa game ini dirancang terutama untuk layar sentuh.
Masa Depan Waralaba
Peluncuran yang negatif ini menimbulkan pertanyaan signifikan tentang strategi Ubisoft untuk membawa pustaka game selulernya ke pasar PC. Tidak seperti judul lintas platform yang sukses seperti Genshin Impact, yang telah menguasai keseimbangan antara aksesibilitas seluler dan desktop, The Division Resurgence saat ini dipandang sebagai upaya yang gagal untuk menjembatani kedua dunia ini. Untuk saat ini, para pengembang menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan pemain dan mengatasi umpan balik teknis dan desain yang semakin banyak membanjiri pusat komunitas Steam.