Disney Menghidupkan Kembali Film Klasik Masa Kecil: 'The Cheetah Girls: Next Gen' Resmi Diumumkan

Disney mengumumkan kembalinya franchise ikonik ini dengan 'The Cheetah Girls: Next Gen'. Cari tahu siapa saja bintang asli yang kembali dan kenali para pemeran baru.

A
Staff Writer
Diposting pada 10/07/2026 09:50
Disney Menghidupkan Kembali Film Klasik Masa Kecil: 'The Cheetah Girls: Next Gen' Resmi Diumumkan

Kembalinya Masa Kejayaan Disney Channel yang Penuh Nostalgia

Bagi seluruh generasi penonton, awal tahun 2000-an ditandai dengan warna-warna cerah, lagu-lagu pop yang menarik, dan pesan-pesan yang memberdayakan dari Disney Channel. Di antara hits yang paling berpengaruh adalah The Cheetah Girls. Kini, lebih dari dua dekade setelah serial aslinya pertama kali memikat penonton, Disney secara resmi mengumumkan kembalinya franchise ini dengan proyek baru berjudul The Cheetah Girls: Next Gen.

Pengumuman ini datang setelah berbulan-bulan dinantikan, didorong oleh petunjuk dari pemeran utama asli Raven-Symoné. Seri kelima ini siap untuk menghidupkan kembali serial ini, pertama kali ditayangkan di Disney Channel sebelum ditayangkan secara global di Disney+.

Menjembatani Kesenjangan: Bintang yang Kembali dan Wajah Baru

The Cheetah Girls: Next Gen bertujuan untuk menyeimbangkan nostalgia dengan energi segar dengan memadukan anggota pemeran asli dengan generasi talenta baru.

Para penggemar akan senang melihat Raven-Symoné kembali sebagai Galleria yang ambisius dan Adrienne Bailon kembali memerankan Chanel. Menambah kedalaman emosional kepulangan ini, Lynn Whitfield dan Lori Alter akan kembali sebagai figur ibu, Dorothea dan Juanita.

Meskipun Sabrina Bryan (Dorinda) akan tampil singkat sebagai peran kameo, film baru ini tidak akan menampilkan Kiely Williams (Aqua), dilaporkan karena konflik yang sedang berlangsung.

Sebaliknya, sorotan beralih ke kuartet baru yang terdiri dari empat wanita muda berbakat:
  • Leah Sava Jeffries (dikenal karena Percy Jackson and the Olympians) sebagai Faith, putri Galleria.
  • Carmen Sanchez (dari Electric Bloom) sebagai Dior, saudara perempuan Chanel.
  • Kaileen Chang dan Sophie Lennon sebagai Ruby dan Brooklyn.

Plot: Perjalanan Musik dan Filantropi

Berpindah dari jalanan New York, narasi baru ini mengambil arah global. Kisah ini mengikuti Galleria, Chanel, dan kelompok baru—yang dipimpin oleh Faith—dalam perjalanan inspiratif ke Afrika. Plot berpusat pada misi sukarelawan di cagar alam, memadukan kesadaran lingkungan dengan ciri khas musikal serial ini.

Saat para remaja ini menjelajahi lingkungan sekitar dan terlibat dalam kegiatan amal, mereka akan menemukan suara mereka sendiri dan bersatu di atas panggung untuk membentuk generasi penerus Cheetah Girls.

Visi Kreatif dan Warisan

Untuk memastikan film ini mempertahankan keajaiban film aslinya, Disney telah menghadirkan kembali Debra Martin Chase, produser dari tiga film pertama. Raven-Symoné juga mengambil peran penting sebagai Produser Eksekutif. Tim kreatif dilengkapi oleh sutradara Bille Woodruff, tim penulis yang terdiri dari Kara Holden, Sarah Watson, dan Deborah Swisher, serta koreografi oleh Kyle Hanagami.

Ayo Davis, Presiden Disney Kids & Family, menekankan bahwa kebangkitan ini lebih dari sekadar musik. "Cheetah Girls selalu menjadi kisah tentang persahabatan, musik, dan harapan masa muda melalui suara mereka sendiri," jelas Davis.

"Semangat ini sangat memengaruhi satu generasi penggemar dan terus bergema hingga saat ini. Tim baru ini akan memungkinkan kami untuk meneruskan warisan itu kepada generasi baru."

Ketika pertama kali ditayangkan pada tahun 2003, The Cheetah Girls memecahkan rekor jumlah penonton dan membuka jalan bagi film-film unggulan Disney Channel di masa mendatang seperti High School Musical dan Camp Rock. Dengan Next Gen, Disney tidak hanya menghidupkan kembali sebuah film; mereka juga merebut kembali tonggak budaya bagi penggemar lama dan baru.

Artikel Terkait