Di Luar Ekspedisi 33: Sandfall Interactive Menjanjikan Kebebasan Kreatif 'Liar' untuk Proyek-Proyek Masa Depan
Menyusul kesuksesan global Clair Obscur: Expedition 33, Sandfall Interactive membahas komitmen mereka terhadap kebebasan kreatif dan rencana pengembangan di masa depan.

Visi Baru untuk Masa Depan
Setelah kesuksesan monumental Clair Obscur: Expedition 33, yang memikat hati para pemain di seluruh dunia dan meraih lebih dari 330 penghargaan Game of the Year, Sandfall Interactive menatap ke depan. Dengan 8 juta kopi terjual hingga April 2026, studio yang berbasis di Montpellier ini telah memperkuat posisinya sebagai kekuatan besar dalam pengembangan game independen. Namun, alih-alih terburu-buru memanfaatkan ketenaran ini, sutradara Guillaume Broche telah mengkonfirmasi bahwa tim berencana untuk memprioritaskan eksperimen kreatif daripada tekanan komersial.
Menolak Mengikuti Kerumunan
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Automaton, Broche menekankan bahwa studio bermaksud untuk mempertahankan identitas uniknya. Setelah menghabiskan lebih dari enam tahun untuk menciptakan dunia imersif Expedition 33, tim berkomitmen pada filosofi pengembangan yang menghargai kesabaran dan gairah. "Kami ingin menemukan percikan itu lagi," kata Broche.
Ia secara eksplisit menyatakan bahwa mereka menolak untuk sekadar meniru standar industri berupa sekuel yang dibuat dengan cepat, lebih memilih untuk membiarkan proyek mereka berikutnya berkembang hingga benar-benar terasa inspiratif. Dengan menjaga ukuran tim relatif kecil—sekitar 26 anggota yang berdedikasi—mereka bertujuan untuk menghindari pembengkakan yang sering melanda studio yang lebih besar, memastikan judul mereka berikutnya tetap fokus dan bertujuan seperti debut mereka.Kemungkinan Pergeseran ke Action-RPG
Meskipun studio belum mengungkapkan detail spesifik tentang proyek mereka berikutnya, spekulasi semakin meningkat. Dikenal karena kecintaan mereka pada judul-judul yang mendefinisikan genre seperti Final Fantasy X dan Persona 5, tim ini jelas terinspirasi oleh pilar-pilar dunia JRPG. Namun, penggemar penasaran apakah studio akan beralih ke mekanisme gameplay baru. Guillaume Broche sebelumnya telah menyatakan kekaguman yang mendalam terhadap sistem pertarungan di Kingdom Hearts 2, menyebutnya sebagai salah satu action-RPG terbaik yang pernah dibuat.
Entah "kegilaan" mereka berikutnya melibatkan transisi menuju mekanisme aksi yang lebih lancar atau penemuan kembali formula berbasis giliran, satu hal yang pasti: Sandfall Interactive bertekad untuk tetap setia pada visi artistiknya, bahkan jika itu berarti menghadirkan sesuatu yang menantang konvensi.