Belgia mendominasi AS dengan kemenangan telak 4-1 untuk mengamankan tempat di perempat final Piala Dunia FIFA 2026.
Belgia meraih kemenangan telak 4-1 atas AS di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026, mengamankan tiket ke perempat final melawan Spanyol. Baca analisis pertandingan selengkapnya.

Ketepatan Klinis Belgia Mengakhiri Mimpi Piala Dunia AS
Dalam laga babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 yang penuh tekanan, Belgia memberikan penampilan gemilang dalam penyelesaian akhir yang klinis dan disiplin taktis, menghancurkan Amerika Serikat dengan kemenangan telak 4-1. Hasil ini mengantarkan Setan Merah Belgia ke perempat final, di mana mereka akan menghadapi Spanyol dalam pertandingan yang menjanjikan laga kelas berat.
Pertandingan dimulai dengan perubahan momentum yang langsung terasa saat Belgia menunjukkan dominasinya sejak peluit pembukaan. Amerika, yang bermain di bawah tekanan besar untuk melaju di turnamen kandang mereka, kesulitan untuk menahan serangan Belgia, yang menemukan ritmenya sejak awal dan tidak pernah menoleh ke belakang.
Kisah Dua Babak: Dua Gol De Ketelaere
Kebuntuan terpecah pada menit ke-9 ketika Charles De Ketelaere memanfaatkan kelengahan pertahanan untuk membawa Belgia unggul.
Gol cepat memaksa AS untuk menyerang, membuat mereka rentan terhadap serangan balik Belgia. De Ketelaere terbukti menjadi protagonis pertandingan, mencetak gol keduanya pada menit ke-33 untuk memberi Belgia keunggulan nyaman 2-0 menjelang jeda.AS mencoba melakukan comeback yang penuh semangat tak lama setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-31 (relatif terhadap tekanan di babak pertama), M. Tillman berhasil mencetak gol, sempat membangkitkan harapan di antara para pendukung tuan rumah. Namun, kebangkitan itu hanya berlangsung singkat karena ketenangan Belgia tetap tak tergoyahkan.
Menutup Pintu: Vanaken dan Lukaku Menguatkan Kemenangan
Saat pertandingan memasuki babak kedua, Belgia kembali mengendalikan permainan sepenuhnya. Pada menit ke-57, H. Vanaken mencetak gol indah yang secara efektif memadamkan harapan keajaiban AS.
Lini tengah Belgia mendikte tempo permainan, memutus pasokan bagi para penyerang Amerika dan mempertahankan penguasaan bola yang ketat.Untuk melengkapi kemenangan, striker veteran Romelu Lukaku mencetak gol pada menit ke-93, memastikan skor akhir mencerminkan superioritas total Belgia. Hasil 4-1 menyoroti kesenjangan signifikan dalam pengalaman dan eksekusi taktik antara kedua tim di panggung terbesar dunia.
Melihat ke Depan: Perempat Final dan Dampaknya
Bagi Amerika Serikat, kekalahan ini menandai akhir yang pahit bagi perjalanan mereka di turnamen 2026. Terlepas dari upaya yang gigih dan jeda singkat yang diberikan oleh Tillman, tim tersebut kekurangan kohesi pertahanan yang dibutuhkan untuk bertahan melawan elit Eropa. Analisis pertandingan menunjukkan kesulitan untuk beradaptasi dengan tekanan tinggi dan transisi cepat Belgia.
Sementara itu, Belgia memasuki pertandingan perempat final melawan Spanyol dengan kepercayaan diri yang sangat besar.
Dengan De Ketelaere dalam performa puncak dan Lukaku memberikan kontribusi gol-gol penting, Setan Merah tampak seperti kandidat sejati untuk meraih trofi.