Argentina Selamat dari Ancaman Tanjung Verde dalam Pertandingan Seru Lima Gol di Piala Dunia

Argentina menang tipis 3-2 atas Tanjung Verde dalam pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 yang mendebarkan. Baca ulasan lengkap tentang gol Messi dan drama di babak perpanjangan waktu.

A
Staff Writer
Diposting pada 12/07/2026 03:32
Argentina Selamat dari Ancaman Tanjung Verde dalam Pertandingan Seru Lima Gol di Piala Dunia

Pertemuan Dramatis di Piala Dunia 2026

Dalam salah satu pertemuan paling tak terduga di Piala Dunia FIFA 2026, juara bertahan Argentina nyaris lolos dari kekalahan bersejarah, mengalahkan Tanjung Verde 3-2 setelah pertarungan melelahkan yang berlangsung hingga perpanjangan waktu. Pertandingan yang ditandai dengan intensitas tinggi dan volatilitas taktik ini menjadi pengingat yang jelas bahwa kesenjangan antara elit sepak bola dan negara-negara berkembang semakin mengecil.

Dominasi Awal dan Keajaiban Messi

Argentina memasuki pertandingan sebagai favorit kuat, berusaha untuk menegaskan dominasi mereka sejak awal. Strategi mereka membuahkan hasil pada menit ke-29 ketika Lionel Messi, melanjutkan upayanya yang legendaris untuk meraih keabadian di Piala Dunia, mencetak gol.

Gol pembuka Messi memberi Albiceleste keunggulan yang sangat dibutuhkan, menenangkan saraf penonton dan membuat Tanjung Verde berada dalam posisi bertahan.

Kebangkitan Tanjung Verde

Namun, kisah underdog turnamen mulai terungkap di babak kedua. Tanjung Verde, menunjukkan ketahanan dan kecepatan yang luar biasa, menolak untuk menyerah di bawah tekanan. Pada menit ke-59, Deroy Duarte membungkam pendukung Argentina dengan gol peny equalizer, memanfaatkan kelengahan pertahanan untuk membuat skor menjadi 1-1. Momentum bergeser secara nyata, saat para pemain Tanjung Verde mulai mendikte tempo, mengancam untuk melakukan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen.

Drama Akhir dan Kekacauan Perpanjangan Waktu

Saat pertandingan memasuki tahap akhir, ketegangan mencapai titik puncaknya. Sidny Cabral mengejutkan stadion pada menit ke-103, mencetak gol untuk membawa Tanjung Verde unggul 2-1 selama perpanjangan waktu. Untuk sesaat, tampaknya raksasa itu akhirnya tumbang.

Argentina merespons dengan penuh semangat dan tekad; Lisandro Martínez mencetak gol penting di menit ke-92 (selama transisi ke babak tambahan) untuk menjaga peluang mereka tetap terbuka.

Momen penentu tiba di menit ke-111. Diney Borges maju ke depan untuk mencetak gol kemenangan, mengamankan kemenangan 3-2 untuk Argentina dan memicu perayaan meriah di antara kontingen Amerika Selatan. Kemenangan ini memastikan Argentina melaju ke babak selanjutnya, meskipun menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas pertahanan mereka.

Melihat ke Depan: Jalan Menuju Babak Gugur

Sementara Argentina merayakan kemenangan, pertandingan ini menjadi peringatan. Kemampuan Cape Verde untuk unggul atas juara dunia di babak tambahan menyoroti sifat tak terduga dari edisi 2026. Argentina sekarang akan berupaya memperbaiki pendekatan taktis mereka saat mempersiapkan diri untuk pertandingan mendatang melawan Swiss, di mana mereka tidak boleh lengah lagi.

Sumber: www.aljazeera.com

Artikel Terkait