Andy Burnham Siap Menjadi Perdana Menteri Inggris Setelah Mendominasi Dukungan Partai Buruh

Andy Burnham siap menjadi Perdana Menteri Inggris setelah mendapatkan dukungan dari lebih dari 85% anggota parlemen Partai Buruh. Baca tentang rencananya untuk kekuasaan regional dan kejatuhan Keir Starmer.

A
Staff Writer
Diposting pada 13/07/2026 23:46
Andy Burnham Siap Menjadi Perdana Menteri Inggris Setelah Mendominasi Dukungan Partai Buruh

Era Baru untuk Politik Inggris

Lanskap politik di Inggris Raya berada di ambang perubahan signifikan karena Andy Burnham, mantan walikota Greater Manchester, siap menjadi Perdana Menteri berikutnya. Burnham secara efektif telah mengamankan kepemimpinan Partai Buruh yang berkuasa, mendapatkan dukungan luar biasa dari rekan-rekan parlemennya. Hingga Senin sore, jumlah nominasi Burnham mencapai 349 anggota parlemen, mewakili lebih dari 85 persen dari partai parlemen.

Karena aturan internal partai, yang mengharuskan setiap penantang untuk mendapatkan dukungan setidaknya 20 persen dari anggota parlemen, jalan Burnham ke 10 Downing Street sekarang praktis tidak terhalang. Ia diperkirakan akan secara resmi mengambil peran tersebut paling cepat minggu depan.

Jatuhnya Keir Starmer

Kenaikan Burnham mengikuti pengunduran diri Perdana Menteri Keir Starmer, yang mundur bulan lalu di tengah badai kritik internal partai dan penurunan drastis persetujuan publik.

Meskipun memimpin Partai Buruh meraih kemenangan telak dua tahun lalu, masa jabatan Starmer diwarnai oleh kurangnya visi nasional yang jelas dan serangkaian skandal politik yang merusak.

Katalis utama kejatuhan Starmer adalah penanganan kontroversial pemerintah terhadap konflik di Gaza. Puluhan ribu anggota partai keluar dari Partai Buruh, menuduh kepemimpinan terlibat dalam tindakan militer Israel. Eksodus massal ini menciptakan kekosongan kepemimpinan dan kebutuhan mendesak akan sosok yang dapat menjembatani kesenjangan antara kepemimpinan sentris partai dan basis sayap kirinya.

Pergeseran Strategis Burnham

Andy Burnham, seorang politikus berpengalaman yang sebelumnya menjabat sebagai menteri di bawah Tony Blair dan Gordon Brown, telah memposisikan dirinya secara strategis sebagai kekuatan korektif yang dibutuhkan partai.

Setelah baru-baru ini kembali ke Westminster sebagai Anggota Parlemen untuk Makerfield, Burnham meluncurkan kampanyenya menyusul hasil pemilihan lokal yang buruk pada bulan Mei.

Untuk menyembuhkan keretakan di dalam partai, Burnham telah mulai mengatasi keluhan mengenai Gaza. Dalam permintaan maaf baru-baru ini, ia mengakui bahwa partai "tidak mengambil keputusan yang tepat" mengenai pendiriannya terhadap Israel dan berjanji untuk memberikan lebih banyak tekanan pada pemerintah Israel untuk mengubah arah tindakannya.

Visi untuk Devolusi Regional

Di luar kebijakan luar negeri, Burnham berkampanye dengan platform restrukturisasi domestik. Pilar utama agendanya adalah desentralisasi kekuasaan, berjanji untuk memberikan lebih banyak otonomi dan wewenang kepada kota dan wilayah di luar London.

Langkah ini dirancang untuk melawan tuduhan lama bahwa pemerintah Inggris berturut-turut telah mengabaikan wilayah Utara dan Midlands demi wilayah tenggara Inggris yang lebih kaya.

Jalan ke Depan: Tantangan dan Harapan

Meskipun Burnham mendapat dukungan dari anggota parlemennya, tantangan yang lebih luas untuk merebut kembali suara pemilih tetap ada. Analis politik berpendapat bahwa perjalanan ini tidak akan mudah. Gareth Dale, seorang akademisi politik dari Universitas Brunel, mencatat bahwa dukungan Partai Buruh telah "menurun drastis" sejak era Jeremy Corbyn, dengan banyak pemilih beralih ke Partai Hijau.

Untuk menstabilkan pemerintahan, Burnham kemungkinan perlu menerapkan kebijakan sayap kiri yang kuat yang berfokus pada kemiskinan, imigrasi, dan perlindungan lingkungan. Beberapa minggu mendatang akan menentukan apakah Burnham dapat mengubah dominasi parlemennya menjadi mandat nasional yang berkelanjutan, memulihkan kepercayaan pada Partai Buruh dan memberikan stabilitas yang saat ini didambakan Inggris.

Sumber: www.aljazeera.com

Artikel Terkait