Analisis Termal: Galaxy Z Fold 8 Ultra vs. Galaxy S26 Ultra — Apakah Ketiadaan Pendinginan Aktif Menjadi Masalah?
Kami menggunakan kamera termal untuk membandingkan Galaxy Z Fold 8 Ultra dengan Galaxy S26 Ultra. Temukan bagaimana ketiadaan ruang uap memengaruhi distribusi panas.

Pertarungan Manajemen Termal: Ponsel Lipat vs. Ponsel Datar
Jajaran flagship terbaru Samsung menghadirkan serangkaian peningkatan perangkat keras yang luar biasa, terutama chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang sangat bertenaga untuk Galaxy. Namun, terdapat perbedaan penting antara Galaxy S26 Ultra dan Galaxy Z Fold 8 Ultra: sistem pendinginnya. Sementara S26 Ultra menggunakan ruang uap yang canggih untuk menghilangkan panas, Z Fold 8 Ultra mengandalkan pendinginan pasif. Untuk menentukan apakah ketiadaan ini memengaruhi kinerja dan umur pakai di dunia nyata, kami menguji kedua perangkat—bersama dengan iPhone 17 Pro Max dan Galaxy Z Fold 7—melalui uji stres termal yang ketat menggunakan kamera termal Flir One Pro.
Tantangan Kondisi Tertutup: Distribusi Panas Awal
Menggunakan Uji Stres Ekstrem Solar Bay dari 3DMark, kami memantau suhu permukaan perangkat saat perangkat tetap tertutup. Hasilnya langsung dan menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Galaxy S26 Ultra memanas paling cepat, mencapai sekitar 30°C (86°F) dalam menit pertama. iPhone 17 Pro Max mengikuti lintasan serupa, dengan panas terkonsentrasi di sekitar bagian atas kamera yang ditinggikan—pilihan desain yang secara khusus diterapkan Apple untuk membantu pembuangan panas.Menariknya, Galaxy Z Fold 8 Ultra dan pendahulunya, Z Fold 7, menunjukkan peningkatan suhu yang jauh lebih lambat saat dilipat. Pada menit ke-4, S26 Ultra mendekati 40°C (104°F), sementara ponsel lipat lainnya baru saja melewati ambang batas 30°C. Namun, ini belum tentu merupakan tanda pendinginan yang lebih unggul, melainkan hasil dari tempat panas terperangkap.
Mengungkap Kebenaran: Ledakan Termal
Pengungkapan sebenarnya terjadi ketika Z Fold 8 Ultra dibuka. Citra termal berubah secara dramatis. Hampir seketika, panas muncul dari sudut kanan atas dekat rakitan kamera.
Hanya dalam 60 detik, Z Fold 8 Ultra melonjak melewati 40°C (104°F), melampaui suhu permukaan S26 Ultra.Analisis kami mengungkapkan hambatan signifikan: engsel. Data termal menunjukkan bahwa panas sulit melewati mekanisme pelipatan, menyebabkan panas berkumpul di sisi kanan perangkat. Sementara ruang uap S26 Ultra secara aktif mengalirkan panas dari chipset inti dan baterai ke tepi kiri atas (menjauh dari kamera), Z Fold 8 Ultra tidak memiliki pengaliran aktif ini. Sebaliknya, panas menyebar secara organik di seluruh sasis hingga memancar menjauh dari tepi.
Kesimpulan: Risiko Kinerja dan Ketahanan
Meskipun S26 Ultra dan Z Fold 8 Ultra mencapai suhu puncak yang serupa selama uji stres, metode distribusi panaslah yang penting. Pada S26 Ultra, ruang uap menyedot panas dari komponen internal yang sensitif.
Pada Z Fold 8 Ultra, panas lebih lama menempel pada perangkat keras inti.Dalam aktivitas berkinerja tinggi yang singkat, Z Fold 8 Ultra berkinerja sangat baik, karena mendingin dengan cepat setelah beban dihilangkan. Namun, bagi pengguna yang sering bermain game atau melakukan multitasking berat dalam waktu lama, kurangnya pendinginan aktif ini dapat menyebabkan thermal throttling—di mana ponsel memperlambat prosesor untuk mencegah panas berlebih—dan berpotensi mengurangi masa pakai baterai dan chipset dalam jangka panjang karena saturasi panas yang berulang.
Tips Pro untuk Menjaga Ponsel Lipat Anda Tetap Dingin
Untuk memaksimalkan masa pakai Galaxy Z Fold 8 Ultra Anda, pertimbangkan langkah-langkah berikut selama penggunaan berat:
- Hindari Sinar Matahari Langsung: Panas eksternal memperparah masalah termal internal.
- Jeda Pengisian Daya: Pengisian daya menghasilkan panasnya sendiri; Hindari melakukannya saat menjalankan aplikasi yang membutuhkan banyak daya.
- Gunakan Pendingin Eksternal: Pendingin atau kipas kecil untuk ponsel dapat membantu menghilangkan panas permukaan secara signifikan.
- Hindari Pendinginan Ekstrem: Jangan pernah memasukkan ponsel Anda ke dalam kulkas atau freezer, karena perubahan suhu yang cepat dapat menyebabkan kondensasi internal dan kerusakan permanen.