3 Film Netflix Baru Terbaik untuk Ditonton Akhir Pekan Ini: Dari Komedi Kevin Hart hingga Film Horor Ikonik

Sedang mencari film dan serial baru terbaik di Netflix? Simak 3 pilihan teratas kami untuk akhir pekan ini, menampilkan Kevin Hart, bagian akhir dari Wicked, dan film slasher ikonik Scream.

A
Staff Writer
Diposting pada 26/07/2026 08:15
3 Film Netflix Baru Terbaik untuk Ditonton Akhir Pekan Ini: Dari Komedi Kevin Hart hingga Film Horor Ikonik

Lepaskan Diri dari Panasnya Musim Panas dengan Maraton Film Netflix

Saat panas musim panas mencapai puncaknya, tidak ada tempat perlindungan yang lebih baik daripada ruang tamu yang sejuk dan daftar tontonan pilihan. Netflix terus memperluas perpustakaannya yang luas, tetapi banyaknya konten seringkali membuat memilih film terasa seperti tugas yang berat. Untuk menyederhanakan akhir pekan Anda, kami telah mengidentifikasi tiga tambahan unggulan di platform ini yang menawarkan perpaduan sempurna antara tawa, keajaiban musik, dan ketegangan yang menegangkan.

Tawa dan Krisis Paruh Baya di '72 Hours' (2026)

Bagi mereka yang membutuhkan tawa yang penuh energi, '72 Hours' adalah komedi wajib tonton di akhir pekan. Film berperingkat R ini dibintangi oleh Kevin Hart yang tak tertandingi sebagai Joe, seorang eksekutif periklanan berusia 40 tahun yang menemukan dirinya berada di persimpangan karier.

Berjuang untuk menarik perhatian basis konsumen Gen Z, kehidupan Joe berubah secara tak terduga ketika ia secara tidak sengaja ditambahkan ke obrolan grup untuk pesta bujang berenergi tinggi di Miami.

Disutradarai oleh Tim Story, ini menandai kolaborasi kedelapan antara Hart dan Story—kemitraan kreatif yang sebelumnya menghasilkan film-film sukses seperti franchise 'Ride Along' dan 'Think Like a Man'. Film ini mengeksplorasi gesekan antar generasi dan keinginan untuk berinovasi, saat Joe menghabiskan tiga hari yang kacau untuk membuktikan bahwa ia belum kehilangan ketajamannya. Ini adalah eksplorasi krisis paruh baya yang serba cepat dengan latar belakang kehidupan pesta Miami yang semarak.

Kesimpulan yang Ajaib: 'Wicked: For Good' (2025)

Para penggemar musikal akhirnya dapat menikmati klimaks sinematik dari adaptasi dua bagian ambisius Universal dengan 'Wicked: For Good'.

Menyusul kesuksesan besar dari film pertama, sekuel ini mengakhiri kisah persahabatan yang tak terduga antara Elphaba yang disalahpahami dan Glinda yang ambisius.

Film ini mengikuti Elphaba (Cynthia Erivo) saat ia menjalani hidup dalam persembunyian, dicap sebagai 'Penyihir Jahat dari Barat' sambil berjuang untuk mengungkap korupsi Penyihir dan melindungi Hewan-Hewan Oz yang tertindas. Sebaliknya, Glinda (Ariana Grande) telah naik ke puncak kekuasaan sosial di Kota Zamrud, meskipun ketenarannya di depan publik menyembunyikan konflik internal yang semakin besar. Dengan kedatangan seorang gadis misterius dari Kansas, ketegangan mencapai titik puncaknya. Setelah mencetak rekor domestik untuk adaptasi Broadway saat dirilis, 'Wicked: For Good' adalah tontonan visual dan audio yang memberikan akhir yang memuaskan untuk kisah epik ini.

Kembali ke Akar Teror: 'Scream' (1996)

Meskipun kalender menunjukkan bulan Juli, penggemar horor selalu bersiap untuk musim yang menyeramkan.

Netflix telah memicu antisipasi ini dengan menambahkan tiga film pertama 'Scream' ke katalognya. Jika Anda baru mengenal serial ini atau ingin bernostalgia, film aslinya tahun 1996 adalah titik awal yang penting.

'Scream' tidak hanya memberikan adegan-adegan yang mengejutkan; film ini merevolusi genre slasher dengan memperkenalkan komentar meta yang sadar diri tentang klise film horor. Plotnya mengikuti Sidney Prescott (Neve Campbell), seorang mahasiswa di kota Woodsboro yang tenang, yang menjadi sasaran Ghostface yang sulit ditangkap. Bersama teman-temannya dan reporter pemberani Gale Weathers, Sidney harus menguraikan serangkaian petunjuk dan panggilan telepon yang samar untuk mengungkap pembunuh sebelum jumlah korban bertambah. Film ini tetap menjadi mahakarya dalam hal ketegangan dan obsesi budaya pop.

Artikel Terkait